Form Evaluasi Kuesioner D — Medan Sunggal

2026
Kembali ke Progress
KUESIONER D

Kematangan Digital / SPBE

Kecamatan: Medan Sunggal

Skala Guttman (Ya / Tidak)

Layanan Digital Adminduk — SIBISA & Integrasi Data

Bobot Subtotal Instrumen: 40.00%

D1 Sistem SIBISA terintegrasi dan berfungsi Bobot: 10.00%
a Petugas pengelola TPS yang ditugaskan dapat diidentifikasi dengan jelas (nama/SK penugasan)
a SIBISA digunakan untuk minimal satu jenis layanan adminduk
b Petugas menggunakan alat pelindung diri dasar (sarung tangan/masker/sepatu bot) saat bertugas
b SIBISA digunakan untuk lebih dari satu jenis layanan, misalnya KTP-el dan KK
c Petugas dapat menjelaskan prosedur dasar pemilahan/pengelolaan sampah dengan benar saat ditanya
c SIBISA digunakan untuk seluruh 4 jenis layanan: KTP-el, KK, Akta Kelahiran, dan KIA
d Petugas pernah mengikuti pelatihan/briefing terkait pengelolaan sampah yang aman
d Penggunaan SIBISA untuk seluruh layanan tersebut konsisten dalam 3 bulan terakhir, bukan uji coba sesaat
e Tidak ditemukan praktik pengelolaan sampah yang menyalahi prosedur, mis. pembakaran liar, di TPS tersebut
e Tersedia data statistik penggunaan SIBISA per jenis layanan yang menunjukkan pemanfaatan aktif dan menyeluruh
D2 Data kependudukan digital terintegrasi antar OPD Bobot: 10.00%
a Area sekitar TPS tidak tergenang air limbah/lindi yang mencemari tanah
a Kecamatan memiliki minimal satu kanal digital resmi (website/medsos/WA Official)
b Tidak tercium bau menyengat pada radius permukiman terdekat saat kunjungan
b Kanal tersebut digunakan untuk menyampaikan notifikasi jadwal jemput bola
c Tidak ditemukan indikasi vektor penyakit (lalat/tikus dalam jumlah signifikan) di sekitar TPS
c Kanal tersebut juga digunakan untuk info status permohonan dokumen
d Sampah dipilah minimal antara organik dan anorganik di lokasi TPS
d Kanal aktif memposting/merespons dalam 1 bulan terakhir, bukan kanal mati
e Tersedia jadwal & bukti penyemprotan/desinfeksi atau pengelolaan higienis berkala
e Warga terkonfirmasi memanfaatkan kanal tersebut untuk memperoleh informasi, via wawancara/data interaksi
D3 Layanan online adminduk tersedia dan digunakan Bobot: 10.00%
a Sistem SIBISA menggunakan autentikasi (login/OTP) sebelum data pribadi dapat diakses
a Kerja sama/integrasi teknis dengan minimal satu RS/klinik/puskesmas telah disepakati
b Dokumen fisik warga di loket disimpan di tempat yang tidak dapat diakses sembarang orang
b Sistem integrasi tersebut telah diuji dan berfungsi secara teknis
c Petugas tidak membagikan data pribadi pemohon kepada pihak yang tidak berkepentingan
c Warga benar-benar dapat mengurus dokumen kependudukan bersamaan kunjungan layanan kesehatan
d Tersedia kebijakan/SOP tertulis tentang perlindungan data pribadi warga
d Integrasi mencakup lebih dari satu fasilitas kesehatan di wilayah kecamatan
e Tidak ditemukan/terlaporkan kasus kebocoran data pribadi warga dalam 1 tahun terakhir
e Tersedia data jumlah warga yang terlayani melalui skema integrasi ini secara berkala
D4 Validasi data digital mengurangi kesalahan input Bobot: 10.00%
a Sistem integrasi data dengan RS/sekolah/panti asuhan telah berjalan dan digunakan
a Kerja sama integrasi dengan minimal satu sekolah/panti asuhan telah disepakati
b Dokumen yang diterbitkan melalui integrasi tersebut memiliki kode/verifikasi keabsahan (QR/barcode/nomor validasi)
b Sistem integrasi tersebut telah diuji dan berfungsi secara teknis
c Sampel dokumen hasil integrasi yang diperiksa sesuai dengan data sumber, tidak ada selisih data
c Data yang terintegrasi tersimpan dalam sistem yang terverifikasi, bukan pencatatan manual lepas
d Warga dapat memverifikasi keabsahan dokumennya secara mandiri, online maupun offline
d Integrasi mencakup lebih dari satu sekolah/panti asuhan di wilayah kecamatan
e Tidak ditemukan/terlaporkan kasus dokumen tidak sah yang lolos akibat proses integrasi data
e Tersedia laporan pemanfaatan integrasi ini yang diperbarui secara berkala

Layanan Digital Persampahan

Bobot Subtotal Instrumen: 30.00%

D5 Sistem monitoring persampahan digital tersedia Bobot: 10.00%
a Sistem/aplikasi pemantauan status TPS tersedia, meski sederhana seperti laporan via WA terstruktur
a Petugas mengenakan identitas/seragam yang jelas saat bertugas
b Data status TPS diperbarui minimal harian
b Petugas menyapa dan melayani warga dengan bahasa yang sopan, diamati langsung atau dilaporkan warga
c Petugas dapat mengakses data tersebut untuk menjadwalkan pengangkutan secara responsif
c Petugas tidak menunjukkan sikap membeda-bedakan warga berdasarkan status sosial
d Sistem mencakup seluruh TPS di wilayah kecamatan, bukan sebagian
d Petugas memberikan penjelasan yang jelas tanpa mempersulit warga saat ditanya
e Tersedia riwayat data (histori) status TPS yang dapat dianalisis untuk perbaikan layanan
e Tidak ditemukan/terlaporkan keluhan atas sikap tidak profesional petugas dalam 3 bulan terakhir
D6 Aplikasi pelaporan sampah oleh warga tersedia Bobot: 10.00%
a Armada pengangkut sampah dilengkapi perangkat GPS/pelacak
b Data posisi/rute armada dapat dipantau secara digital oleh kecamatan/operator
c Data tracking digunakan untuk mengevaluasi/menyesuaikan rute secara berkala
d Sistem mencakup seluruh armada yang beroperasi di kecamatan
e Tersedia laporan optimasi rute berbasis data digital yang terdokumentasi
D7 Data persampahan digunakan untuk perencanaan Bobot: 10.00%
a Grup WA RT/RW atau konten media sosial kelurahan terkait persampahan tersedia
b Media tersebut memuat info jadwal TPS dan jadwal pengangkutan
c Media tersebut juga memuat info kegiatan Gerakan Peduli Lingkungan
d Media aktif memposting pembaruan dalam 1 bulan terakhir
e Warga terkonfirmasi menjadi anggota/mengikuti media tersebut dalam jumlah signifikan

Infrastruktur TIK, SOP Digital & Pengaduan Elektronik

Bobot Subtotal Instrumen: 30.00%

D8 Infrastruktur jaringan dan komputer memadai Bobot: 10.00%
a Kecamatan memiliki koneksi internet yang berfungsi di lokasi layanan
b Kecepatan/koneksi internet memadai untuk mengakses SIBISA tanpa gangguan berarti
c Perangkat komputer/tablet operasional tersedia dan berfungsi baik untuk layanan digital
d Jumlah perangkat mencukupi kebutuhan operasional, tidak menyebabkan antrean akibat keterbatasan alat
e Tersedia rencana/anggaran pemeliharaan perangkat & konektivitas secara berkala
D9 SOP layanan digital terdokumentasi dan dijalankan Bobot: 10.00%
a SOP penanganan pengaduan secara elektronik tersedia secara tertulis
b Kanal pengaduan elektronik (form online/WA/aplikasi) tersedia dan berfungsi
c Petugas menerapkan SOP tersebut secara konsisten saat menerima pengaduan
d Setiap pengaduan elektronik tercatat dengan status yang dapat dipantau
e SOP dievaluasi/diperbarui secara berkala berdasarkan pengalaman penanganan pengaduan
D10 Sistem pengaduan elektronik terintegrasi Bobot: 10.00%
a Sistem pengaduan digital mencatat waktu masuk setiap pengaduan
b Respons awal terhadap pengaduan diberikan dalam paling lambat 1×24 jam kerja pada sampel yang diperiksa
c Pengaduan yang masuk memiliki status penyelesaian yang jelas: selesai, proses, atau ditolak dengan alasan
d Mayoritas pengaduan, lebih dari 70%, berstatus terselesaikan, bukan hanya tercatat
e Tersedia laporan kinerja penanganan pengaduan, rata-rata waktu respons & tingkat resolusi, secara berkala